CIAMIS, NUSATIME.ID— Ujian berat menanti Semen Padang FC dalam lanjutan laga Pegadaian Championship 2026-27. Bertandang ke Stadion Galuh, Ciamis, Sabtu (26/9/2026) sore WIB, tim asuhan Nilmaizar mengambil keputusan taktis yang cukup mengejutkan pada komposisi starting XI mereka. 

Di tengah regulasi yang membolehkan penggunaan amunisi impor, pelatih Nilmaizar memilih tampil beda dengan hanya mempercayakan satu pemain asing di line-up utamanya. Bek tengah asal Montenegro, Igor Cukovic, menjadi satu-satunya legiun asing yang diturunkan sejak menit pertama untuk menggalang pertahanan Kabau Sirah. Sementara itu, penyerang anyar asal Brasil, Elisio Batista da Conceicao Junior, harus mengawali laga dari bangku cadangan bersama sederet nama berpengalaman seperti Gian Zola dan M. Rahmat. 

Langkah ini membuat Semen Padang lebih mengandalkan kombinasi pilar lokal berpengalaman dan talenta muda. Di lini depan, penyerang gaek Ilija Spasojevic dipercaya sebagai ujung tombak utama, didukung pergerakan lincah Risman Ariyanto Maring dan Zulkifli Lukmansyah di area sayap. Lini tengah dialiri kreativitas Stefano Lilipaly yang bekerja sama dengan duet gelandang pekerja keras, Muhammad Hargianto dan David Maulana. 

Di benteng pertahanan, Cukovic bahu-membahu bersama kapten tim Safrudin Tahar, M. Rezaldi Hehanussa, dan Bagas Kaffa untuk mengawal gawang kiper muda Ikram Al Giffari. 

Di kubu tuan rumah, PSGC Ciamis yang ditukangi Herry Kiswanto tampil dengan kekuatan penuh. Tim berjuluk Laskar Singacala langsung menurunkan tiga pemain asingnya dari awal laga, yaitu Minhyeok Kim (Korea Selatan) di lini belakang, Johan Josue Bonilla Calderon (Kosta Rika) di lini tengah, serta penyerang tajam Ezechiel Ndouasel (Chad) yang diduetkan dengan Yandi Sofyan. 

Keputusan Semen Padang mengandalkan mayoritas pilar lokal melahirkan tanda tanya besar: Mampukah strategi Nilmaizar ini membendung gempuran tuan rumah dan membawa pulang tiga poin penuh dari Ciamis?

Kedalaman skuad cadangan Semen Padang yang dihuni pemain-pemain pembeda bisa menjadi kartu AS pada babak kedua jika laga berjalan alot.  (**)