PADANG, NUSATIME.ID – Unggahan terbaru di akun Instagram resmi Semen Padang FC (@semenpadangfcid), Minggu (18/10/26), kembali memicu gelombang tanggapan dari warganet, khususnya para pendukung setia tim berjuluk Kabau Sirah. Performa tim yang dinilai belum konsisten pada beberapa laga terakhir menjadi sorotan utama di kolom komentar.

Meski caption pada unggahan tersebut mengusung narasi pantang menyerah dan semangat untuk terus berjuang, respons publik pencinta sepak bola Sumatera Barat justru menunjukkan sentimen yang beragam.

Berdasarkan pantauan nusatime.id, mayoritas komentar mengekspresikan desakan agar pihak manajemen dan jajaran pelatih segera melakukan evaluasi mendalam atas kinerja tim.

salah satu bentuk perhatian disampaikan oleh akun ⁠@spartacks_bdg⁠ yang menuliskan, “Lekas Bangkit, dan Berbenah!”. Komentar yang disertai emoji hati tersebut mencerminkan harapan besar agar klub favorit mereka segera keluar dari tren negatif.

Sementara itu, nada nada evaluatif juga disampaikan oleh akun ⁠@talamdurian_bangjoe⁠. “Saba wak, tabah wak, yakin wak,! minimal runner up group,” tulisnya. Pesan ini mencerminkan dorongan agar tim tetap tenang namun tetap realistis dalam mengejar target kelulusan grup.

Kritik tajam turut diarahkan pada hasil pertandingan kandang. Akun ⁠@giathabeahan⁠ menyoroti hasil laga di markas sendiri dan menandai akun Penasihat Semen Padang FC, Andre Rosiade. “Kalah dan imbang = ditelanjangi dan dipermalukan, apalagi dikandang sendiri @andre_rosiade,” tulisnya.

Sorotan taktis yang lebih mendalam diuraikan oleh akun ⁠@vr_romi⁠. Ia menilai keberadaan materi pemain ternama belum menjadi jaminan performa di lapangan. Dalam catatannya, ia merinci lima poin masalah utama, antara lain efektivitas lini serang, penurunan konsentrasi tim di atas menit ke-80, hingga usulan perombakan penyerang pada putaran kedua.

Isu komposisi skuad juga disentuh oleh akun ⁠@drpaintworks⁠ yang menuliskan singkat, “Pemain mahal. Tapi pada masa nya.”

Adapun akun ⁠@imraarosadi⁠ membandingkan raihan poin antar-juru taktik dan mendesak adanya tindakan tegas. “Hasil dibawah kuc baru: 1 seri 1 kalah. Dibawah kuc nil: 2 menang, 1 seri 1 kalah. Kito tunggu 2 kemenangan beruntun dari kuc baru. Kalau indak, pecat yo pak @andre_rosiade,” ungkapnya.

Di sisi lain, nada khawatir bercampur satir disampaikan oleh akun ⁠@nanda_abul⁠ dengan tulisan, “welcome liga 3 pak”, serta akun ⁠@andy.hool⁠ yang menuliskan, “Sabar Bau, didepan masih banyak kemenangan yang susah diraih.”

Kendati dibanjiri nada kritis dan pemicu diskusi hangat, dukungan moral tetap mengalir dari sebagian pendukung. Akun ⁠@ryanrnva_⁠ menyuarakan optimismenya agar tim segera bangkit meraih kemenangan. “Doaa terbaik Kabau Sirah bangkit laii, manang lai bauu,” tulisnya.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi nusatime.id masih berupaya meminta konfirmasi resmi dari manajemen maupun tim pelatih Semen Padang FC terkait gelombang aspirasi dan kritik yang disampaikan warganet di media sosial tersebut. (**)