PADANG, NUSATIME.ID — Sebanyak 250 Kepala Keluarga (KK) di dua kecamatan di Kota Padang menerima bantuan logistik sembako untuk menopang kebutuhan harian pascabanjir yang menerjang wilayah tersebut pada 10 Oktober lalu. Bantuan disalurkan langsung kepada warga terdampak di Kampung Apa (Kecamatan Koto Tangah) sebanyak 106 KK dan Kampung Tanjung (Kecamatan Kuranji) sebanyak 144 KK, Kamis (15/10/2026).
Penyaluran bantuan logistik ini disinergikan oleh Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pusat bersama BUMN PT Hutama Karya dan Pemerintah Kota Padang. Langkah penanganan pascabencana ini bertujuan memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi selama fase pemulihan pascabanjir.
Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak menjadi fokus utama pemerintah daerah saat ini di samping percepatan koordinasi pemulihan infrastruktur.
“Bantuan ini diprioritaskan untuk membantu kebutuhan harian warga di lokasi terdampak. Pemerintah kota terus berkoordinasi lintas sektor agar proses penanganan pascabencana berjalan cepat sehingga warga bisa segera beraktivitas normal kembali,” ujar Raju di sela kegiatan koordinasi penanganan bencana di Aie Pacah, Padang.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton, menjelaskan bahwa pendistribusian bantuan difokuskan langsung ke titik-titik pemukiman yang mengalami dampak terparah agar tepat sasaran dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sinergi antara pemerintah pusat, BUMN, dan pemerintah daerah ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga terdampak selama periode pemulihan pascabanjir. (**)



Tinggalkan Balasan