PADANG, NUSATIME.ID — Guna meningkatkan kualitas serta efektivitas pembinaan sepak bola usia dini, panitia penyelenggara Liga TopSkor (LTS) Zona Sumatera Barat resmi mengubah format pertandingan untuk musim 2026/2027. Perubahan mendasar ini merujuk pada regulasi terbaru FIFA, khususnya untuk Kelompok Umur (KU) 10 dan 12 tahun.
Pada musim ini, kategori U-10 bakal menerapkan format 7 lawan 7 (7v7), sementara kategori U-12 memainkan 8 lawan 8 (8v8). Adapun untuk kelompok umur U-14 dan U-16 tetap menggunakan format standar 11 lawan 11.
Ketua Panitia LTS Sumbar, Renol Palek Fadli, menjelaskan bahwa penyesuaian format pertandingan ini sengaja dilakukan agar para pemain muda mendapatkan ruang gerak dan intensitas sentuhan bola (ball touches) yang lebih terukur serta optimal.
“Berbeda dengan tahun lalu, khusus U-10 dan U-12 kita menjalankan regulasi terbaru dari FIFA. Hal ini dilakukan agar para pemain usia dini benar-benar mendapat lebih banyak sentuhan bola, meningkatkan decision making di lapangan, serta membuat mereka makin paham pergerakan rekan tim maupun lawan,” ujar Renol.
Selain pemangkasan jumlah pemain di lapangan, ukuran lapangan (pitch dimension) untuk kedua kelompok umur tersebut turut disesuaikan dengan standar sarana usia dini FIFA. Lapangan yang lebih proporsional dinilai sangat penting agar anak-anak tidak berfokus pada jarak lari yang terlalu jauh, melainkan pada penguasaan teknik dasar, operan pendek, dan pemahaman ruang.

Melalui skema 7v7 dan 8v8 ini, frekuensi setiap anak dalam menguasai bola, menggiring, hingga melakukan tembakan ke gawang akan meningkat signifikan jika dibandingkan dengan format 11v11 yang kerap membuat pemain muda minim keterlibatan aktif sepanjang laga.
Penerapan regulasi anyar ini ternyata menjadi magnet kuat bagi Sekolah Sepak Bola (SSB) di Sumatera Barat. Terbukti, lonjakan pendaftar terjadi di berbagai zona pertandingan.
Untuk Zona Padang, tercatat sebanyak 20 SSB dipastikan tampil di kategori U-10, dan 32 tim berpartisipasi di kategori U-12. Sementara di Zona Payakumbuh, sebanyak 23 timgabungan dari kedua kelompok umur telah menyatakan kesiapannya.
“Secara keseluruhan, untuk U-10 dan U-12 saja sudah ada 70 tim yang memastikan diri ikut bertanding. Kami jujur tidak menyangka jumlahnya bisa sebanyak ini. Antusiasme yang luar biasa ini tampaknya tidak lepas dari pengaruh positif penyesuaian format baru yang lebih ramah bagi tumbuh kembang anak,” pungkas Renol. (**)



Tinggalkan Balasan