PADANG, NUSATIME.ID— Menjelang duel krusial menghadapi PSMS Medan pada 17 Oktober mendatang di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, skuad Semen Padang FC terus menggembleng fisik dan taktik. Lewat akun Instagram resminya, @semenpadangfc.id, tim berjuluk Kabau Sirah membagikan momen latihan intensif dengan takarir, “Build strength through planned steps”.
Di saat yang sama, dukungan moral juga mengalir dari Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) yang kembali membagikan tiket gratis bagi pendukung untuk mengawal langsung perjuangan tim di Bekasi.
Namun, unggahan persiapan tim tersebut justru menuai badai kritik dan sorotan tajam di kolom komentar. Hasil kurang memuaskan dalam beberapa laga terakhir memicu gelombang kekecewaan dari para pendukung setia.
Suara skeptis membanjiri ruang digital klub. Sebagian suporter mempertanyakan efektivitas sesi latihan yang dinilai belum berkorelasi positif dengan hasil pertandingan di lapangan.
“Latihan mulu menang kaga,” cetus akun @harmen8848 menumpahkan kekecewaannya.

Tak hanya itu, kritik tajam juga menyasar skema permainan racikan pelatih yang dianggap monoton. Suporter mendesak agar tim meninggalkan pola serangan bola-bola panjang (long ball) yang dinilai mudah dibaca lawan, serta meminta evaluasi total pada lini pertahanan dan rotasi pemain.
“Kalau menurut ambo bisuak waktu lawan PSMS, cubo istirahatkan dulu Safrudin Tahar… Indak ado salah nyo mamasang Erwin Gutawa di posisi bek tengah… apolai PSMS adolah mantan klub nyo, yang sacaro motivasi tentu akan semakin maningkek,” ulas akun @al.di7303 memberikan saran taktis.
Sorotan pada penentuan komposisi utama (starting XI) juga dilontarkan pendukung lain yang menginginkan penyegaran di lini depan.
“Mainkan Batista dr awal, rezaldi cadangan lu,” tegas akun @drmant31.
Di tengah derasnya gelombang kritik, nada optimisme dan tuntutan amankan poin penuh tetap menyala. Bagi suporter, laga melawan PSMS Medan bukan sekadar laga biasa, melainkan panggung pembuktian harga diri tim Ranah Minang.
“Ayo laaa Bau, kami kangen Kabau Manang,” tulis akun @gibrannn122.
“Bangkik lai Bau, ndak ado carito kalah lai, buktikan,” timpal akun @ran_ggarantau.
Tingginya intensitas kritik dan ekspektasi di media sosial ini menegaskan bahwa publik Ranah Minang tak ingin tim kesayangannya sekadar tampil, melainkan meraih hasil konkret. Laga kontra PSMS Medan di Stadion Patriot Bekasi mendatang bakal menjadi ujian krusial bagi jajaran pelatih dan skuad Kabau Sirah untuk menjawab keraguan sekaligus memuaskan dahaga kemenangan para pendukungnya. (**)



Tinggalkan Balasan