- BPBD Kota Padang menyalurkan bantuan air bersih ke permukiman terdampak banjir guna menjamin pemenuhan kebutuhan dasar warga selama masa pemulihan.
- Distribusi air bersih difokuskan salah satunya di Pasia Kandang, Kecamatan Koto Tangah, dengan menyuplai 4.000 liter air menggunakan armada truk tangki untuk ratusan jiwa.
- Penyediaan air bersih menjadi prioritas darurat akibat tercemarnya sumber air warga dan dipastikan terus berlanjut hingga pasokan sanitasi kembali normal.
PADANG, NUSATIME.ID — Pasca-terjangan banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kota Padang, kebutuhan akan air bersih menjadi persoalan vital yang mendesak bagi warga. Memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama masa pemulihan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang bergerak cepat menyalurkan pasokan air bersih langsung ke pemukiman terdampak.
Salah satu titik fokus pendistribusian berlangsung di RT 03 / RW 13 Pasia Kandang, Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah. Di lokasi ini, armada truk tangki BPBD bernomor polisi B 9297 TMA mengangkut sebanyak 4.000 liter air bersih yang disalurkan pada trip kedua untuk memenuhi kebutuhan ratusan jiwa di wilayah tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menegaskan bahwa pemenuhan air bersih merupakan prioritas utama dalam masa tanggap darurat pascabencana, mengingat instalasi air warga dan sumur galian kerap tercemar sisa lumpur banjir.
“Pasca-banjir, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. BPBD Kota Padang akan terus hadir melayani dan memfasilitasi kebutuhan masyarakat hingga situasi kembali pulih sepenuhnya,” ujar Hendri Zulviton.
Penyaluran air bersih di Pasia Kandang ini diterima secara langsung oleh Ketua RT 03, Ibu Ernita, yang mendampingi warga mengantre secara tertib dengan membawa jeriken dan wadah penampungan air.

Ernita mengapresiasi langkah responsif BPBD Kota Padang yang sigap menyikapi keluhan warga di lapangan. Menurutnya, bantuan air tangki tersebut sangat meringankan beban warga yang kesulitan mendapatkan air layak konsumsi pascabencana.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan gerak cepat tim BPBD. Pasca-banjir, air bersih menjadi kendala utama kami untuk memasak dan kebutuhan sanitasi harian. Penyaluran ini betul-betul menjawab kebutuhan warga saat ini,” tutur Ernita di lokasi kegiatan.
Melalui komitmen penanggulangan bencana bertagline “Tanggap, Tangkas, Ketangguhan!”, BPBD Kota Padang memastikan penyisiran dan penyaluran air bersih akan terus dilanjutkan ke berbagai titik pemukiman lain yang terdampak hingga kondisi jaringan air warga beroperasi normal kembali.(**)



Tinggalkan Balasan