PADANG, NUSATIME.ID – Insiden penganiayaan berdarah mengguncang kawasan Simpang Alai, Jalan Gajah Mada, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, pada Selasa (15/9/2026) siang.

Seorang pengendara sepeda motor bernama Ikhwannul Islam menjadi korban penusukan oleh oknum sopir angkutan kota (angkot) usai terlibat perselisihan di jalan raya.

Kasi Humas Polresta Padang, Ipda Wadhi Nofianto, mengonfirmasi terjadinya peristiwa penusukan yang melibatkan pengemudi angkot dan pengendara roda dua tersebut.

“Benar, kejadian bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor hendak memotong laju angkot. Di saat itulah terjadi selisih paham yang berujung adu mulut antara korban dan pelaku,” ujar Ipda Wadhi Nofianto, Selasa (15/9/2026).

Adu mulut yang disulut emosi sesaat membuat pengemudi angkot tersebut nekat mengambil senjata tajam jenis kerambit dari kabin kendaraannya. Pelaku lantas melayangkan serangan mendadak hingga melukai telapak tangan kiri korban.

Setiba melancarkan aksi penganiayaan, terduga pelaku langsung melarikan diri mengendarai angkot jurusan Siteba bernomor polisi BA 1929 BU. Korban yang bersimbah darah di bagian tangan segera meminta bantuan warga di sekitar tempat kejadian.

“Korban sempat dibawa ke Puskesmas Alai untuk mendapatkan pertolongan pertama, namun kemudian dirujuk ke RS Ibnu Sina guna mendapatkan tindakan medis lanjutan,” tambah Ipda Wadhi.

Menerima informasi atas insiden tersebut, jajaran Piket SPKT Polresta Padang di bawah pimpinan Pamapta II Ipda Teguh Perdana Putra bersama Unit Tipidter Satreskrim meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Aparat kepolisian langsung melancarkan prosedur penanganan mulai dari olah TKP, pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), memeriksa saksi-saksi di lokasi, hingga mengamankan area.

Hingga kini, Tim Polresta Padang terus melakukan pengejaran terhadap pelaku yang mengantongi identitas jelas tersebut.