PADANG, NUSATIME. ID — Format putaran nasional Piala Soeratin 2026 dipastikan mengalami perubahan signifikan. PSSI Pusat resmi mengembalikan sistem kompetisi ke format era tahun 2000-an, di mana pelaksanaan babak 38 besar tidak lagi dipusatkan di satu lokasi, melainkan dibagi berdasarkan per wilayah (regionalisasi).
Kabar mendasar tersebut disampaikan langsung oleh Plt Ketua PSSI Sumatera Barat, Indra Dt Rajo Lelo, saat memberikan sambutan pada acara penutupan Piala Soeratin tingkat Provinsi Sumbar di Stadion Utama Sumbar, Sikabu, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (10/9/2026).
Indra menjelaskan, langkah strategis ini diambil PSSI guna memberikan solusi konkret atas beban finansial yang kerap mengular saat tim-tim daerah berlaga di tingkat nasional.
“Penerapan sistem wilayah pada babak 38 besar ini bertujuan utama untuk membantu klub-klub peserta menekan biaya operasional (cost) logistik dan transportasi yang cukup besar,” ujar Indra Dt Rajo Lelo di hadapan jajaran pengurus klub dan insan sepak bola yang hadir.
Berdasarkan kelender kompetisi, kick-off babak 38 besar dijadwalkan bergulir serentak mulai 26 September 2026. Dalam pemetaan sementara, wakil dari Sumatera Barat diproyeksikan berlaga di kelompok wilayah Sumatera Utara.

Namun, Indra menegaskan bahwa penunjukan lokasi tersebut masih bersifat dinamis. Peluang bagi Sumatera Barat untuk menggelar pertandingan di rumah sendiri terbuka lebar.
“Peta pembagian lokasi ini bisa berubah apabila ada klub-klub yang tergabung di grup Sumbar mengajukan diri sebagai tuan rumah. Bahkan, Sumbar sendiri sangat berpeluang untuk mengajukan diri,” jelasnya.
Untuk itu, pihak PSSI Sumbar mengimbau klub wakil daerah maupun pengelola yang berminat mengambil peran sebagai tuan rumah agar bergerak cepat melengkapi persyaratan administrasi.
“Bagi wakil Sumbar atau pihak yang berkeinginan menjadi tuan rumah babak 38 besar, kami minta untuk segera memasukkan proposal kesediaan resmi. Momen ini harus kita manfaatkan agar tim kita bisa tampil dengan dukungan penuh publik sendiri,” tambah Indra.
Persaingan dipastikan akan semakin sengit saat memasuki fase puncak. Tim-tim yang berhasil keluar sebagai jawara di babak 38 besar wilayah akan mengamankan tiket menuju babak 8 besar nasional.
PSSI telah merancang panggung utama babak 8 besar tersebut untuk digelar di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan, yang dijadwalkan berlangsung sepanjang bulan Oktober 2026.
Dengan bergulirnya format baru ini, PSSI Sumbar berharap wakil Ranah Minang tak hanya matang secara persiapan teknis di lapangan, tetapi juga siap secara manajerial demi membawa nama harum Sumatera Barat di kancah sepak bola usia muda tanah air. (sal)



Tinggalkan Balasan