Rangkuman Utama
  • Manajemen Semen Padang FC membuka opsi perombakan dan penambahan amunisi pemain jelang penutupan bursa transfer, yang akan diputuskan melalui evaluasi menyeluruh usai laga kontra PSIS.
  • Kebijakan bongkar-pasang skuad tersebut menuai kritik dan tanda tanya dari kalangan suporter terkait efektivitas perekrutan awal musim, khususnya kualitas pemain asing yang dinilai minim kontribusi.
  • Pihak manajemen menegaskan langkah evaluasi ini tetap berorientasi pada target utama tim, yakni menjuarai Liga 2 dan merebut tiket promosi langsung menuju Liga 1.
Catatan Redaksi: Ringkasan di atas diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

PADANG, NUSATIME.ID-Langkah manajemen Semen Padang FC yang berencana menambah amunisi baru jelang penutupan bursa transfer pada 23 September mendatang menuai tanda tanya besar dari kalangan suporter Ranah Minang.

Kebijakan ini dinilai bertolak belakang dengan klaim optimistis manajemen di awal musim.

Pada awal musim, manajemen tim berjuluk Kabau Sirah tersebut begitu percaya diri bahwa komposisi pemain yang direkrut mampu membawa Semen Padang FC kembali menembus kasta tertinggi, Liga 1. Namun, wacana evaluasi dan penambahan pemain di tengah jalan justru memicu spekulasi terkait efektivitas perekrutan awal.

Kekecewaan pendukung sebetulnya telah memuncak sejak awal pembentukan tim. Para pendukung mengaku sempat mengingatkan manajemen mengenai rekam jejak dan statistik para pemain asing yang dinilai kurang menjanjikan di klub sebelumnya.

“Kami di media sosial klub pernah memberi tahu bahwa kualitas pemain asing sangat jauh dari harapan, tapi permintaan kami ini tidak pernah ditanggapi,” ujar Andi, salah seorang pendukung Semen Padang saat ditemui di Padang, Jumat (18/9/2026).

Langkah bongkar-pasang skuad ini pun memicu pertanyaan kritis dari publik sepak bola Sumatra Barat: Ada apa dengan proses perekrutan pemain Semen Padang di awal musim?

Sinyal perombakan komposisi pemain pertama kali dihembuskan oleh Presiden Klub Semen Padang FC saat melakukan kunjungan ke Kota Padang, Kamis (16/9/2026). Di hadapan awak media, ia menegaskan bahwa pihak manajemen membuka peluang untuk merombak kedalaman tim sebelum jendela transfer resmi ditutup.

Manajemen dijadwalkan melakukan evaluasi menyeluruh tepat satu hari setelah laga krusial menghadapi PSIS.

“Transfer buka sampai tanggal 23. Nanti kita akan evaluasi ulang, terakhir evaluasi tanggal 21, satu hari setelah pertandingan lawan PSIS kita akan evaluasi,” ungkap Presiden Klub.

Dari rapat evaluasi tersebut, manajemen bakal memutuskan status kebutuhan tim, baik berupa opsi penambahan amunisi baru maupun pencoretan pemain yang ada saat ini.

“Kalau memang dibutuhkan, apakah tambahan pemain atau pergantian pemain, nanti kita putuskan tanggal 21,” lanjutnya.

Kendati dibayang-bayangi sorotan tajam publik terkait efektivitas transfer awal, manajemen menegaskan tidak akan mengendurkan target utama tim musim ini, yakni merengkuh gelar juara Liga 2 sekaligus mengamankan tiket promosi otomatis ke Liga 1.

“Yang jelas target tim Semen Padang FC ini juara Liga 2 dan promosi langsung ke Liga 1. Jadi manajemen akan mengambil langkah-langkah yang terbaik bagi perkembangan tim,” pungkasnya. (**)