PADANG, NISATIME.ID — Kegiatan Car Free Day (CFD) di Kota Padang yang dijadwalkan pada Minggu (13/9/2026) resmi dihentikan sementara. Langkah tegas ini diambil pemerintah daerah setelah kualitas udara di Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat tersebut memburuk dan masuk dalam kategori tidak sehat akibat kabut asap dalam beberapa hari terakhir.
Penghentian ruang publik yang rutin menjadi pusat olahraga pagi warga ini bertujuan untuk meminimalisasi risiko paparan polutan berbahaya. Pemerintah belum menetapkan batas waktu pasti kapan CFD akan kembali dibuka.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Sumatera Barat, Tasliatul Fuaddi, menjelaskan bahwa keputusan ini didasarkan pada pemantauan berkesinambungan terhadap Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) melalui alat milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumbar.
“Sesuai dengan kualitas udara dan situasi yang berkembang, dalam beberapa hari ini kita pantau kualitas udara Kota Padang sangat tidak sehat. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan utama pemerintah untuk menghentikan sementara kegiatan CFD,” ujar Tasliatul, Jumat (11/9/2026).
Kebijakan penghentian CFD ini sejalan dengan langkah mitigasi daerah yang kian diperketat. Sebelumnya, Pemerintah Kota Padang telah menerbitkan surat edaran terkait mitigasi dampak kabut asap terhadap kesehatan, yang diperkuat dengan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Barat mengenai penetapan status siaga darurat bencana kabut asap.

“Penghentian ini bersifat sementara tanpa batas waktu yang ditentukan. Keputusan untuk menggelar kembali CFD akan sepenuhnya mempertimbangkan perkembangan parameter kualitas udara. Jika pekan depan udara masih tidak sehat, kami akan mengeluarkan pengumuman lanjutan,” tutup Tasliatul.
Masyarakat diharapkan dapat memaklumi penyesuaian ini demi keselamatan bersama dan terus memantau pembaruan informasi resmi terkait kondisi udara di Kota Padang.(**)



Tinggalkan Balasan